Jl. Yos Sudarso Km. 8, Pekanbaru, Riau [email protected] (0761) 63266

Jaring Calon Mahasiswa, Faperta Gandeng Pascasarjana Ramaikan Sawit Indonesia Expo 2026

Selasa 11 Aug 2026 16:01:04 ± 2 menit baca Dibaca 15x Kegiatan
Jaring Calon Mahasiswa, Faperta Gandeng Pascasarjana Ramaikan Sawit Indonesia Expo 2026
Jaring Calon Mahasiswa, Faperta Gandeng Pascasarjana Ramaikan Sawit Indonesia Expo 2026

Riau (Unilak) – Universitas Lancang Kuning (Unilak) terus menunjukkan komitmennya untuk lebih dekat dengan masyarakat dan industri. Melalui kolaborasi Fakultas Pertanian (Faperta) dan Sekolah Pascasarjana, Unilak resmi membuka booth pameran dalam perhelatan Majalah Sawit Indonesia Expo 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 6–8 Agustus 2026, bertempat di SKA Co Ex Pekanbaru.

Kehadiran Unilak dalam pameran industri kelapa sawit skala besar ini menjadi ajang strategis untuk menampilkan berbagai inovasi produk hasil karya civitas akademika S1 Faperta Unilak. Di samping memperagakan karya dan produk pertanian, keberadaan booth ini sekaligus dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi dan promosi program studi unggulan Sekolah Pascasarjana, khususnya Program Studi Magister Ilmu Pertanian (MIP) Unilak.

Suasana booth Unilak tampak ramah dan interaktif dengan kehadiran langsung jajaran dosen serta mahasiswa Fakultas Pertanian yang siap menyapa dan memberikan informasi komprehensif kepada para pengunjung expo.

Tidak hanya aktif dalam ajang eksibisi, akademisi Unilak juga turut mengambil peran penting dalam agenda seminar resmi expo tersebut. Ketua Program Studi Magister Ilmu Pertanian Sekolah Pascasarjana Unilak, Dr. Mulono Apriyanto, S.TP., M.P., dipercaya menjadi moderator pada salah satu sesi seminar nasional yang digelar pada hari pertama acara, Kamis (6/8/2026). Sesi tersebut menghadirkan berbagai diskusi mendalam seputar perkembangan tata kelola dan inovasi di sektor kelapa sawit.

Ditemui di sela-sela kegiatan, Dr. Mulono Apriyanto menyampaikan pandangannya mengenai urgensi keikutsertaan perguruan tinggi dalam ajang-ajang eksibisi kelas industri seperti ini. Menurutnya, partisipasi Unilak bukan sekadar hadir mengisi stan pameran, melainkan sebuah langkah komunikasi publik yang terencana.

"Harapannya, kita bisa terus konsisten melaksanakan eksibisi pada setiap kegiatan seperti ini, gabungan antara pameran karya dan promosi institusi. Walaupun dampak atau impact berupa pendaftaran mahasiswa secara langsung mungkin tidak serta-merta terjadi di tempat, langkah ini sangat bagus sebagai strategi soft selling untuk membangun kepercayaan publik," ujar Dr. Mulono.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan promosi kampus ke depan harus terus beradaptasi dan dikemas secara menarik agar memberikan nilai tambah bagi calon mahasiswa maupun mitra industri.

"Strategi promosi tetap harus dikemas secara bagus dan tidak bisa lagi hanya sekadar promosi buta. Harus ada inovasi, sajian produk riset yang riil, dan edukasi yang disampaikan kepada masyarakat agar branding Unilak semakin kuat," pungkasnya.

Melalui keikutsertaan dalam Sawit Indonesia Expo 2026 ini, Pascasarjana dan Fakultas Pertanian Unilak berharap dapat memperluas jejaring kerja sama dengan pelaku industri sawit, sekaligus menarik minat para praktisi dan profesional di sektor pertanian untuk melanjutkan studi ke jenjang Magister Ilmu Pertanian di Unilak.