Jl. Yos Sudarso Km. 8, Pekanbaru, Riau [email protected] (0761) 63266

Perkuat Riset, Dosen Pascasarjana Unilak Jalani Research Mobility di University of Lille Prancis

Senin 13 Jul 2026 11:11:27 ± 3 menit baca Dibaca 39x Kegiatan
Perkuat Riset, Dosen Pascasarjana Unilak Jalani Research Mobility di University of Lille Prancis
Perkuat Riset, Dosen Pascasarjana Unilak Jalani Research Mobility di University of Lille Prancis
Riau (Unilak) – Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) kembali menunjukkan taringnya di panggung akademik internasional. Dosen Sekolah Pascasarjana Unilak, Dr. Indra Purnama, M.Sc., baru saja menyelesaikan agenda perjalanan dinas internasional dalam rangka kegiatan research mobility di University of Lille, Prancis. Kegiatan bergengsi ini merupakan bagian dari program PHC Nusantara, sebuah skema kerja sama riset strategis yang menghubungkan para peneliti antara pemerintah Indonesia dan Prancis. Dalam pelaksanaannya, Dr. Indra bergerak sebagai perwakilan resmi dari Unilak untuk memperkuat kolaborasi riset global yang berfokus pada pengembangan produk berbasis biomassa untuk aplikasi pertanian berkelanjutan. Selama berada di Prancis, dosen yang menekuni bidang teknologi pertanian ini memusatkan aktivitasnya di kota Lille, tepatnya di IEMN – Institute of Electronics, Microelectronics and Nanotechnology. Institut ini merupakan salah satu pusat riset terkemuka di bawah naungan University of Lille dan Centre National de la Recherche Scientifique (CNRS). Di sana, Dr. Indra berkolaborasi dan berdiskusi langsung dengan mitra peneliti utama Prancis, yaitu Prof. Rabah Boukherroub dan Prof. Amar Abderrahmani. "Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memperkuat kolaborasi riset internasional antara Unilak dan University of Lille, khususnya dalam pengembangan produk pirolisis biomassa seperti asap cair (liquid smoke) dan biochar untuk aplikasi pertanian berkelanjutan," jelas Dr. Indra Purnama saat diwawancarai pasca-kepulangannya dari Eropa. Beliau memaparkan bahwa agenda di Prancis diisi dengan serangkaian diskusi riset yang intensif, persiapan formulasi berbasis nanopartikel alami, karakterisasi material canggih, serta penyusunan rencana penelitian lanjutan. Tidak hanya itu, pertemuan ini juga mematangkan peluang publikasi ilmiah bersama di jurnal internasional bereputasi, pengembangan paten, hingga penguatan kerja sama akademik jangka panjang antarkedua institusi. Meskipun berangkat sebagai utusan tunggal dalam mobilitas fisik kali ini, Dr. Indra menegaskan bahwa proyek ini merupakan kerja tim yang inklusif di internal kampus. Riset internasional ini melibatkan aktif para dosen dan mahasiswa di lingkungan Unilak, khususnya dalam meneliti pemanfaatan biomassa, biochar, asap cair, hingga formulasi berbasis nanopartikel demi mendongkrak sektor pertanian terapan. Saat ditanya mengenai harapan besarnya bagi institusi, Dr. Indra menginginkan agar luaran dari Prancis ini menjadi pemantik utama internasionalisasi kampus. "Saya berharap kegiatan ini dapat memperkuat posisi Pascasarjana Unilak dalam kerja sama riset internasional, terutama pada bidang pertanian berkelanjutan, biomassa, dan teknologi material. Ke depan, kolaborasi ini harus membuka peluang yang lebih besar bagi dosen dan mahasiswa Pascasarjana Unilak untuk terlibat langsung dalam penelitian bersama, publikasi internasional, serta mobilitas akademik global," ungkapnya optimis. Perjalanan akademik internasional Dr. Indra Purnama, M.Sc. ini menjadi bukti nyata bahwa Sekolah Pascasarjana Unilak tidak hanya berfokus pada pengajaran di dalam kelas, melainkan aktif berkontribusi dalam melahirkan inovasi riset terapan yang diakui dunia. Langkah strategis ini diharapkan dapat terus mendongkrak mutu pendidikan, ekosistem riset, serta reputasi Pascasarjana Unilak baik di tingkat nasional maupun internasional.