Riau (Unilak) – Sekolah Pascasarjana
Universitas Lancang Kuning (Unilak) terus berkomitmen meningkatkan kualitas
mutu pendidikan dan wawasan internasional civitas akademikanya. Melalui Program
Studi Magister Pedagogi, Pascasarjana Unilak sukses menggelar agenda Educational
Fieldtrip internasional yang berlangsung selama empat hari, 3–6 Agustus
2026, di beberapa institusi pendidikan terkemuka di Malaysia.
Rangkaian kegiatan akademik dipusatkan
di sejumlah lokasi strategis, di antaranya Universiti Pendidikan Sultan
Idris (UPSI), Sekolah Menengah Sains Tuanku Aisyah Rohani (Seremban,
Negeri Sembilan), Sekolah Menengah Agama Persekutuan Kajang (Selangor),
serta Sekolah Menengah Sains Tapah (Perak). Selain fokus pada agenda
akademik, peserta juga melengkapi kunjungan edukatif dan budaya di Putrajaya
serta Kuala Lumpur.
Kegiatan ini bertujuan memberikan
pengalaman belajar secara langsung (direct learning) kepada para
mahasiswa terkait sistem pengelolaan dan kepemimpinan sekolah, budaya akademik,
praktik pembelajaran terkini, hingga pengembangan profesionalisme guru dan
riset pendidikan. Lebih dari sekadar kunjungan studi, agenda ini dirancang
sebagai sarana membangun jejaring kerja sama akademik internasional yang dapat
diadaptasi untuk kemajuan pendidikan di Provinsi Riau.
Kegiatan skala internasional ini diikuti
oleh 120 peserta yang terdiri dari mahasiswa program Magister Pedagogi yang
merupakan praktisi pendidikan dan guru di Provinsi Riau beserta jajaran dosen.
Dari pihak Unilak, kegiatan dipimpin
langsung oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) Magister Pedagogi Dr. Marwa,
S.Pd.I., M.A., Sekretaris Prodi (Sekprodi) Raudhah Awal, S.Pd., M.Pd.,
dan staf prodi Rendi Handika, M.Pd., serta didampingi oleh dosen
pendamping Prof. Dr. Adolf Bastian, M.Pd. dan Dr. Marta Dinata, M.Si.
Kehadiran rombongan Pascasarjana Unilak disambut hangat oleh jajaran pimpinan,
dosen, peneliti, dan mahasiswa UPSI, serta para kepala sekolah dan majelis guru
dari sekolah-sekolah mitra di Malaysia.
Kaprodi Magister Pedagogi Unilak
menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat serta dukungan penuh dari
seluruh institusi pendidikan di Malaysia. Kunjungan ini dinilai memberikan
dampak substantif bagi peningkatan kompetensi tenaga pendidik di Riau.
"Educational Fieldtrip
ini bukan sekadar kegiatan kunjungan ke luar negeri, tetapi merupakan bagian
dari proses pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk
melihat secara langsung praktik pengelolaan pendidikan, kepemimpinan sekolah,
budaya akademik, serta pengembangan profesional guru di Malaysia. Kami berharap
pengalaman yang diperoleh dapat memberikan wawasan baru kepada para peserta dan
menjadi inspirasi untuk diterapkan di Provinsi Riau," ujar Ka Prodi Magister Pedagogi.
Pihak prodi juga menegaskan bahwa agenda
ini diproyeksikan menjadi pijakan awal untuk merealisasikan kerja sama akademik
yang lebih luas di masa depan.
"Ke depan, kami berharap
kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama akademik
yang lebih luas dan berkelanjutan antara Universitas Lancang Kuning dengan
institusi pendidikan di Malaysia, khususnya dalam bidang penelitian bersama,
pertukaran dosen dan tenaga akademik, penyelenggaraan seminar internasional,
publikasi ilmiah terindeks, serta peningkatan kompetensi guru. Semoga hubungan
yang terjalin menjadi jembatan akademik dan persaudaraan yang memberi manfaat
bagi kedua negara,"
pungkasnya.
Dengan terlaksananya Educational
Fieldtrip ini, Sekolah Pascasarjana Unilak tidak hanya mempertegas
komitmennya dalam memperluas pengetahuan akademik mahasiswanya hingga ke
tingkat internasional, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai pencetak tenaga
pendidik yang berdaya saing global. Pengalaman serta jejaring yang terbangun
selama di Malaysia diharapkan mampu membawa angin segar bagi transformasi
kualitas pembelajaran dan kepemimpinan sekolah di Provinsi Riau menuju arah
yang lebih maju dan inovatif.