Riau (Unilak) – Sekolah
Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) kembali menorehkan pencapaian
membanggakan dalam dunia pendidikan tinggi. Sebanyak ratusan lulusan dari
berbagai program studi magister resmi dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka
Wisuda Sarjana ke-73 dan Magister ke-23 Universitas Lancang Kuning yang
diselenggarakan selama dua hari pada 28–29 Oktober 2026 di Ballroom Hotel
Labersa, Pekanbaru.
Pelaksanaan wisuda tingkat
magister ini dibagi kedalam dua hari penyelenggaraan guna memastikan prosesi
khidmat dan tertib. Pada hari pertama pelaksanaan, Rabu (28/10/2026), Sekolah
Pascasarjana memulai prosesi pelantikan untuk Magister Pedagogi dengan jumlah
87 orang lulusan yang tergabung dalam Blok I.
Sementara itu, rangkaian
pelantikan dilanjutkan pada hari kedua, Kamis (29/10/2026), yang mencakup
pelantikan magister dari berbagai program studi lainnya. Pada sesi pagi hari,
dilantik sebanyak 149 lulusan dari Magister Ilmu Hukum dan 20 lulusan dari
Magister Manajemen. Dilanjutkan pada sesi berikutnya, pelantikan magister
mencakup 95 orang dari Magister Manajemen, 5 orang dari Magister Ilmu
Pertanian, 4 orang dari Magister Ilmu Komputer, 11 orang dari Magister Ilmu
Lingkungan, 10 orang dari Magister Ilmu Akuntansi, serta 8 orang lulusan dari
Magister Pendidikan Vokasi Keteknikan.
Secara keseluruhan, pelaksanaan
wisuda tahun ini diikuti oleh ribuan wisudawan dari berbagai fakultas dan
jenjang di lingkungan Unilak, dengan total 1.672 orang wisudawan/ti yang
dikukuhkan secara resmi oleh Rektor Unilak. Prosesi sakral ini turut dihadiri
oleh jajaran senat universitas, pimpinan yayasan, perwakilan LLDikti XVII, Perwakilan
Gubernur Provinsi Riau, serta para orang tua dan wali wisudawan yang
mendampingi langsung di ruang acara.
Rangkaian acara wisuda berjalan
dengan tertib sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan universitas, di mana para
peserta dan orang tua hadir sejak pagi hari menggunakan pakaian resmi dan adat
yang telah diatur oleh panitia. Setelah melalui prosesi pelantikan, penyerahan
piagam pemuncak, serta tradisi tepuk tepung tawar, para lulusan pascasarjana
langsung mengambil ijazah dan kupon konsumsi untuk kemudian meninggalkan ruang
acara dengan tertib.
Kelulusan para magister ini
diharapkan mampu memperkuat kontribusi sumber daya manusia berpendidikan tinggi
di Provinsi Riau, serta menjadi agen perubahan yang siap mengaplikasikan ilmu
pengetahuan dan keahlian profesional di tengah masyarakat dan dunia kerja.